Senin, 16 Desember 2019

Sekilas Pandang Wakatobi

Sekilas Pandang Wakatobi

Menikmati Cahaya Wakatobi

Menikmati panas terik kepulauan Wakatobi, bak matahari berjarak  sejengkal jari dari kepala. Panas nian kepulauan Wakatobi, namun keinginan berkunjung kembali untuk menikmati Pulau Hoga yang belum terkunjungi, memanggil.  Pulau Hoga adalah salah satu pulau di gugusan kepulauan tukang besi wilayah Kepulauan Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara. Pun merupakan pulau wisata bawah laut terindah di dunia yang terletak di Timur Pulau Kaledupa. (Wikepedia)







Sekilas Kepulauan Wakatobi

Kabupaten  Wakatobi sebagai salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Ibukota Kabupaten terletak di Wangi-Wangi. Nah, Wakatobi merupakan singkatan dari Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, demikan perihal yang pertama kali disampaikan oleh pihak terkait dari Taman Nasional Wakatobi  (TN) Wakatobi. Perjalanan ke Kepulauan Wakatobi dalam rangka pendampingan team work dari instansi tempat saya bernaung. Kepulauan, Kabupaten Wakatobi secara keseluruhan  berada dalam kawasan Taman Nasional (TN) Wakatobi yang luas wilayahnya mencapai 1,39 juta Ha (By Telusuri, Sept 22, 2017).









Pulau Kaledupa 

Tujuan utama Ke Kepulauan Wakatobi menuju ke Pulau Kaledupa di Desa Darawa, saya menyebutnya 'Kampung Nelayan'. Bagaimana tidak?! Setelah melihat gerbang Desa Darawa dari kejauhan di atas Speed Boat yang ditumpagi rombongan team work, tersaji 'pemandangan rumput laut' di lapak-lapak penjemuran penduduk desa setempat. Selain Rumput Laut, Ikan dan Gurita pun akan mudah di temui di lapak-lapak penjemuran yang menjadi 3 prioritas utama hasil utama laut di Desa Darawa serta menjadi sumber mata pencaharian penduduk setempat.
























  















Dokumentasi Foto/Siluet : Pribadi 



























































































































































































Kamis, 14 November 2019

Menikmati Bali Tanpa 'Move On'

Menikmati Bali Tanpa 'Move On'

Bali Oh... Bali 

Nah...'tanpa move on', kesan yang mendalam terhadap salah satu pulau di negeri tercinta, Bali. Terbilang pertama kali kembali, saya berkunjung ke Pulau Dewata, Bali. 


























Kesan, Bali Nan Elok ...

Mengawali dengan 'kalung bunga Kamboja' setiba di Bandara Ngurah Rai oleh Event Organizer Tour Wisata yang telah  ditentukan oleh Panitia dari pelaksana kegiatan tersebut, Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Sulawesi. Panitia beserta rombongan yang tergabung dalam ruang lingkup kerja Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Sulawesi . 







                  


 

            
   
     

   


Rasa Suka Cita

Rasa Sumringah, penyambutan sedemikian rupa di Pulau Dewata selama 4 Hari, pada 30 November  -  2 Oktober 2019. Kunjungan tersebut dalam rangka Pembinaan pegawai yang mengusung Tema Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Lingkup Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL) Wilayah Sulawesi. Semoga Sukses. HUTAN LESTARI, RAKYAT SEJAHTERA
Salam Perhutanan Sosial,👋

Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi
















Selasa, 24 September 2019

Wisata Religi Gorontalo, Desa Wisata Religius Bongo


Wisata Religi Gorontalo, Desa Wisata

 Religius Bongo

Kesan Special

Kesan 'merasa special' ketika berkunjung ke Wisata religi Gorontalo di Desa Wisata Religius Bongo. Takjub menyaksikan keindahan lukisan alam yang mengelilingi Masjid dengan kubah emas 'berwarna kuning', Masjid Walima Emas. Menarik perhatian tiada henti,  termasuk menyaksikan 'prasasti' kalender Islam (Hijriyah) yang berjejer pada sisi-sisi pintu gerbang menuju masjid melalui tangga. Mendekati alam ciptaan-Nya, memuji keindahan yang mengingatkan akan kuasa-Nya.







Desa Wisata Bongo

Bersama team work diakhir hari tugas, mengunjungi Desa Wisata Bongo merupakan wisata religi yang meninggalkan kesan special untuk lebih mendekatkan diri ke pencipta alam semesta. Menikmati keindahan, beribadah dengan ketenangan alam yang tercipta seakan terik panas cuaca Kota Gorontalo tak terasa. Pertengahan september, 18 September sehari jelang usai tugas kerja kembali ke kota Makassar ke Desa Wisata Religius Bongo terletak di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo. Aksesibilitas dari Kota Gorontalo cukup mudah baik roda dua, empat dan lain-lain, meskipun berada di ketinggian dan dari kejauhan tampak berada di atas perbukitan.  Jalan beraspal, pendakian dan penurunan dengan jarak tempuh kurang lebih 20 menit dari pusat Kota Gorontalo  yang berjarak kurang lebih 10 km. Harga tiket yang cukup terjangkau serta nomor 'penjaga masjid' yang tertera, tersedia yang bisa dihubungi sewaktu-sewaktu apabila berkunjung. Menambahkan, sebelum berkunjung ke Masjid Walima Emas menyempatkan ke Taman Wisata Religius Bubohu yang tak kalah menarik perhatian. Terdapat museum fosil kayu yang ditemukan di Provimsi Gorontalo secara keseluruhan. 'Disambut' oleh sekerumunan Burung Merpati yang difasilitasi makanan berupa Jagung dan pengunjung 'bebas' untuk menikmati momen bersama Merpati, 'Merpati tak pernah ingkar janji'.






Dokumentasi Foto : Pribadi/Team Work


                                         Note : Kota Gorontalo berjuluk 'Serambi Madinah'

















KEMBALI BERSUA, HEY! MANADO CITY

Menyaksikan Pasutri Gaje, menarik untuk tak melewatkan film Pasutri Gaje yang berlatar belakang cerita, kisah dan kehidupan sepasang abdi ne...